JPnews

Cakrawala Nusantara

BERITA SPORT SURABAYA

Longpass Kahfi de Rossi Kayak Andrea Pirlo Eks Gelandang Italia

LONGPASS: Kahfi de Rossi pemain sepak bola muda asal Surabaya. (JP/REDAKSI)

SURABAYA (JP) – Kapasitas bermain Kahfi de Rossi sebagai gelandang jangkar terus berkembang dalam tiga pertandingan terakhir.

Pertama, saat mengikuti seleksi Timnas U-17 sesi Internal Persebaya, Senin (24/7/2023) pagi di lapangan Pusaka Karangan Wiyung.

Cuplikan Kahfi de Rossi khususnya di babak pertama bermain gelandang bertahan. (Sumber: YouTube SmekTv)

Kedua, seleksi Timnas U-17 versi PSSI Surabaya di lapangan ABC stadion GBT, Rabu (26/7) pagi. 

Serta, yang ketiga, manakala melakoni lagi di Liga Persebaya, Kamis (28/7) sore di lapangan Brigif 2 Marinir Sidoarjo.

READ  Simo Putra Tahan 1-1 Unika Bajul Ijo U-17 Soeratin

Dari pantauan sebagai pemain tengah bernomor punggung 6 atau gelandang bertahan. Di tiga sesi itu, ia tampil makin matang.

Seperti kontrol bola Kahfi de Rossi, ketenangan, passing dekat, sedang hingga jauh (longpass) begitu mantap. Bahkan terkadang juga bermain tiki-taka bak playmaker.

Tak hanya itu, Muhammad Kahfirossi namanya ini, juga sesekali melakukan dribel terencana, dengan visi ke depan. Acap kali umpan-umpannya menjadi teror pertahanan lawan.

Selain itu, berbekal power tendangan. Tak segan-segan ketika ada ruang, ia pun melepaskan tembakan jarak jauh.

READ  515 Atlet Pencak Silat Bersaing di Porprov IX Jatim

“Umpannya jauhnya mengingatkan kita pada sosok Andrea Pirlo Italia,” celetuk salah seorang perangkat pertandingan.

Sedangkan sayup-sayup terdengar telinga dari komentar penonton. “Badannya kekar, jadi kuat (body balance) pas giring bola,” bisik-bisik penonton.

Dalam keseharian, siswa kelas XI SMA Negeri 17 Surabaya ini, rajin berlatih mandiri untuk terus meningkatkan kemampuan.

“Kalau pas gak ada latihan di klub, ya latihan mandiri, jugling, skiping, dribel, pushup, sama joging. Sesekali uji ketahanan di lintasan lari,” ungkap de Rossi, Sabtu (29/7) pagi.

READ  Sepak Bola Jatim Juara PON XXI 2024 Aceh-Sumut 

Endurance dari pemain (Unika) Bajul Ijo U-17 untuk Piala Soeratin Jatim ini pun juga diakui akademisi.

“Hasil uji ketahanan lima pemain (Sasana Bhakti) saat lari kenceng dan istirahat, dari alat itung denyut nadi. Mereka mampu main 2×45 menit,” terang Mas Bagus, mahasiswa Unesa, Selasa (25/7) sore lalu.

Berbekal itu, pemain yang bercita-cita jadi polisi ini mulai mendapat kepercayaan menjadi kapten timnya Sakti di kompetisi Liga Persebaya. (red)

Visited 5 times, 1 visit(s) today

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page