JPnews

Cakrawala Nusantara

BERITA JATIM PENDIDIKAN

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah MPLS 2023 di Gresik

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
MPLS: Wakil Bupati Aminatun Habibah meninjau kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Gresik. (JP/KOMINFO)

GRESIK (JP) – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) telah mulai. Ratusan siswa-siswi baru dari SD hingga SMA sederajat mulai menjajaki tempat pendidikan yang baru. Dalam momen penting tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengunjungi beberapa sekolah untuk meninjau pelaksanaan MPLS, Selasa (18/07).

Sekolah tersebut adalah UPT SD Negeri 242 Gresik, UPT SD Negeri 246 Gresik, UPT SMP Negeri 10 Gresik, dan UPT SMP Negeri 25 Gresik. Di sana, Wabup Aminatun Habibah berpesan agar MPLS menjadi sebuah agenda yang berkesan di hati para siswa.

READ  Naga Kayu Bakal Meriahkan Gala Dinner Imlek 2024 JW Marriott

“Masa MPLS ini sangat penting, karena ini merupakan masa transisi yang menentukan kesan anak didik kita terhadap tempat yang baru. Jadi, tiap sekolah harus mengupayakan agar masa MPLS menjadi salah satu momen terbaik untuk lebih mendekatkan diri dengan siswa baru.” ujar mantan Kepala Sekolah SMK Assa’adah itu.

Dalam kunjungannya, wabup yang akrab disapa Bu Min itu juga menyapa peserta MPLS dengan hangat. Tak lupa, Bu Min juga memberikan motivasi agar selalu rajin belajar dan menghormati para guru. Terlihat para siswa baru juga antusias saat berinteraksi dengan Wabup Gresik.

READ  Gregoria Mariska Tembus Perempat Final Olimpiade Paris 2024

“Anak-anak harus selalu semangat belajar, jangan malas apalagi mbolosan. Bu Min doakan agar kalian semua sukses selalu dimanapun kalian berada.” ucap Bu Min yang diamini serentak oleh siswa baru.

Pelaksanaan MPLS tahun ini cukup berbeda dari segi waktu. Untuk SMP MPLS terlaksana selama 3 hari, sedangkan SD selama 2 minggu. Hal ini lantaran proses migrasi dari TK menuju SD membutuhkan waktu yang panjang.

Selain itu, Bu Min itu, juga memberikan atensi untuk para kepala sekolah dan guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang baik. Ini menjadi bentuk perhatian Bu Min dalam mewujudkan sekolah ramah anak dan anti bullying.

READ  Tim PKM FIP Unesa Bekali Guru SIKL Malaysia Pendidikan Inklusif

“Maka peran serta dan kolaborasi antara orang tua, guru, dan anak menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kami di pemerintahan juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan cita-cita ini.” pungkasnya. (*/kmf)

Visited 12 times, 1 visit(s) today

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page