JPnews

Cakrawala Nusantara

BERITA NASIONAL SOSIAL

Tasyakuran Rumah Sehat Baznas Kota Bima, Ini Pesan M Rum

Rumah Sehat Baznas
Pj Wali Kota Bima Mohammad Rum memberikan sambutan saat tasyakuran Rumah Sehat Baznas. (Foto: JP/Diskominfotik)

KOTA BIMA (JP) – Pj Wali Kota Bima Mohammad Rum menghadiri acara tasyakuran atas berdirinya Rumah Sehat Baznas Kota Bima.

Dalam kesempatan itu, Rum berharap, agar jumlah masyarakat yang sakit berkurang. Dengan adanya pelayanan kesehatan dasar di Rumah Sehat Baznas Kota Bima.

Ia menegaskan keinginannya untuk mewujudkan situasi. Di mana, tidak ada lagi masyarakat Kota Bima yang sakit. Dan berbondong-bondong ke rumah sakit. 

Dalam arahannya, Rum mengutip nasihat ulama, bahwa saat menerima ujian sakit. Maka ingatan yang pertama adalah Allah.

Penyakit dan kesembuhan, menurutnya, adalah takdir Allah. Dan mewajibkan manusia berikhtiar untuk berobat melalui berbagai sarana kesehatan. Seperti Rumah Sehat Baznas ini.

“Akan tetapi kesembuhan sesungguhnya adalah keikhlasan kita dalam memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT,” tutur pj wali kota.

READ  Operasi Pasar Kembali Digelar di Kota Bima

Selanjutnya, ia mengingatkan hadirin akan kekuatan mengingat Allah dalam mengatasi segala problematika kehidupan. Termasuk ujian atas jabatan dan kekuasaan.

Rum berbicara tanpa gentar, terutama dalam menghadapi penebar hoaks dan fitnah. 

“Dalam menjalankan tugas saya sebagai Pj Wali Kota Bima, banyak hal yang perlu di benahi. Dalam berbagai aspek kebijakan, termasuk mengembalikan marwah ASN untuk tetap memegang teguh sumpah jabatan.”

“Meski hingga saat ini saya pastikan belum ada mutasi jabatan. Akan tetapi saya harap ASN tetap fokus bekerja sebagai abdi negara.”

“Sesuai dengan tupoksi masing-masing tanpa harus terjerumus dalam area praktis pragmatis. Yang justru tidak menonjolkan kemampuan personal di hadapan pimpinan,” katanya.

Bagi Rum, karena berlatar belakang sama sebagai ASN, ia akan berusaha obyektif dalam mengisi posisi jabatan. Berdasarkan kemampuan personal ASN dan kebutuhan organisasi. 

“Saya pastikan ruang kedekatan dan hubungan kekerabatan tidak akan menjadi pertimbangan utama bagi saya. Dalam memimpin birokrasi Kota Bima,” tegas Pj Wali Kota Bima.

READ  Wakil Bupati Ulfiyah Tegaskan Pasokan BBM di Situbondo Aman

Rum juga menekankan kepada ASN untuk memahami, bahwa mempertahankan jabatan dan kedudukan bukan hal mutlak.

“Yang mutlak di perjuangkan adalah fungsi dalam melayani masyarakat saat di beri amanah jabatan dan kekuasaan,” ucapnya.

Rum berpesan, agar tidak terpancing emosi ketika menghadapi pergeseran jabatan. Ia menegaskan, bahwa pergeseran jabatan tidak selalu bersifat negatif. Melainkan dapat menjadi pembelajaran untuk kemajuan bersama.

“Jangan gantungkan harapan dan keinginan kita kepada figur pemimpin yang notabene adalah sesama makhluk Allah.”

“Tetapi gantungkan segala sesuatu, termasuk karir dan jabatan hanya kepada Allah. Karena sebaik-baik tempat bergantung hanya Allah.”

“Kalau kita bergantung kepada sesama makhluk. Maka kita pasti kebingungan menghadapi situasi ketika makhluknya di ganti dan perlu upaya keras mencari pendekatan baru.”

READ  Biosafety Level 2, Labkesda Kota Mojokerto Segera Beroperasi

“Seperti saat ini, ketika saya di tugaskan untuk meneruskan kepemimpinan Kota Bima. Maka ASN yang kurang mampu menyesuaikan dengan ritme kebijakan baru, akan kesulitan memahami kebijakan saya.”

“Kebetulan figur yang memimpin saat ini sangat intens melaksanakan salat berjamaah di beberapa masjid Kota Bima.”

Nah, yang tidak suka sholat berjamaah pasti tersingkir secara alami,” tegas Mohammad Rum.

Di akhir arahan, Rum mengajak semua komponen masyarakat Kota Bima untuk senantiasa mengingat Allah dan bersyukur menghadapi apapun keadaan dan kondisi saat ini.

Ia juga kembali mengingatkan agar seluruh pengurus Baznas dan jajaran pengelola Rumah Sehat Baznas untuk mengedepankan profesionalisme. Dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat Kota Bima.

“Saya harap Rumah Sehat Baznas Kota Bima dapat menjadi fasilitas kesehatan dasar yang berfungsi. Sebagai fasiltas rujukan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan,” pungkas Mohammad Rum. (*)

Visited 4 times, 1 visit(s) today

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page