
JPNEWS.id, SURABAYA – Berbekal sekitar 30 persen dari 35 pemain yang terjaring pada seleksi beberapa waktu lalu, Bajul Ijo U17 Soeratin terus mencuri perhatian sejumlah klub.
Besok, Minggu (4/12/2022) pagi mulai 08.00 WIB di Std Poltekpel, Gununganyar, Surabaya, tim besutan Totok Risantono – Oetoyo ini bakal dijajal klub internal Liga Persebaya, El Faza racikan legenda Mat Halil.
Beruntung, meski tidak diperkuat skuad inti U17 secara full team, namun tim yang disokong Auto Unika Mekanik ini sejauh ini masih menuai hasil positif dalam dua kali laga uji coba pasca diliburkan.
Pertama, menang tipis 1-0 kala latihan bareng klub internal lainnya, Sasana Bhakti, dan yang terbaru unggul 2-0 atas klub anggota Askot PSSI Surabaya, Bromo FC, Sabtu (2/12) kemarin sore pada laa ekshibisi yang dihelat relawan Sahabat Ganjar Jawa Timur.
Tentu saja bukan kebetulan, sejumlah pemain Bajul Ijo U14 dan U15 musim lalu, yang baru pulang dari kompetisi EPA Liga-1 bersama sejumlah klub besar, terlihat hadir. Ditambah, beberapa pemain baru hasil pantauan di Liga Persebaya.
Tak hanya U17, juga mulai dimunculkan pemain kelahiran 2008 ke dalam skuad. Hasilnya, walaupun belum padu, tetapi ke depan punya potensi kalau menilik hasil uji coba.
“Anak-anak (baru) setidaknya mereka punya pengalaman bermain dalam kompetisi (Liga Persebaya),” ujar Oetoyo di sela-sela pertandingan melawan Bromo FC.
Dengan kemungkinan Soeratin U17 Jawa Timur digelar awal tahun 2023, dia berpikir akan ada perubahan regulasi. “Kalau terjadi perubahan aturan usia, minimal kita sudah siap,” imbuhnya.
Sementara itu, Harun, sekretaris tim mengatakan, sebenarnya 35 pemain yang terjaring U17 punya kualitas, tetapi karena sebagian besar luar daerah, sehingga dihadapkan masalah klasik.
“Umumnya izin masalah biaya pulang-pergi ke Surabaya. Kami maklumi karena jadwal Soeratin masih buram. Tetapi, kami harap bisa segera bergabung,” ungkapnya.
Terpisah, Manajer tim Tatag Triwibowo dalam berbagai kesempatan menyatakan, bahwa tidak masalah kalau nantinya harus melakukan seleksi ulang.
“Tidak masalah nanti seleksi lagi untuk menggantikan pemain yang tidak aktif. Tapi, kita tetap latihan sekali sepekan, agar tidak mengganggu sekolah dan latihan di klub masing-masing,” tutur Direktur Auto Unika Mekanik ini. (red)




















