Menang Dramatis, Arian Rangga Bawa Surabaya Juara Umum Cabor Tenis Lapangan Porprov Jatim VIII/2023 Jombang

Jpnews.id, JOMBANG – Arian Rangga memastikan gelar juara umum Cabor Tenis Lapangan Kota Surabaya pada Porprov Jatim VIII/2023 Jombang, Sabtu (16/9) siang 12.15 WIB di lapangan tenis outdoor Pendopo.
Mahasiswa UPN Veteran Jatim berusia 20 tahun ini menang dramatis melawan petenis unggulan satu Renaldi Aqila dari Lamongan. Dengan skor 4-6, 7-6 (7) dan lanjut babak super tie break game 10 (11-9/selisih 2).
Pertandingan berlangsung lebih dari 3 jam 15 menit mulai pukul 09.00.
“Luar biasa jangka (waktu) panjang alhamdulillah bisa juara satu,” ucap penuh kebanggaan Hoslih Abdullah Ketua KONI Kota Surabaya yang hadir menyaksikan. Bersama Staf Wali Kota Irvan Widyanto.
Ia menilai, kalau lawan Rangga itu sudah matang. “Tapi Surabaya sudah menunjukkan kelasnya juga di semua cabor. Tenis ini membutuhkan waktu yang agak lama fisiknya kuat,” timpalnya.
Masrul Ashari Pelatih tim putra mengatakan bahwa main tenis bisa menang kalah. Tapi dengan optimis yakin saja ketika main.
“Kondisi tertekan kalah di set awal. Karena ini final semuanya bagus. Motivasi saya yakin, penting momennya. Kita sampaikan kepada atlet, bangkit dan semangat,” katanya.
Ia menilai, Aqila atlet yang bagus. “Dia unggulan satu, dalam drawing. Bagi kita bisa menang itu suatu rezeki. Tak lepas dari usaha, bagaimana bisa main. Ya alhamdulillah bisa menang,” syukurnya.
Di bagian lain, Edi Lukito Referee yang turut menyaksikan jalannya pertandingan menyampaikan, set awal Aqila mendominasi
“Sampai set pertama menang 6-4. Memang tipikal dari Rangga ini seperti mesin Diesel. Semakin lama semakin panas,” pujinya.
Menurutnya, Rangga ini memang luar biasa. Kalau boleh dibilang setiap turnamen menjadi underdog. Tapi bisa menjelma menjadi kuda hitam, nggak diunggulkan tapi membahayakan.
“Seperti di POMNAS, pemain sekelas Davis aja bisa dia libas. Awal-awalnya selalu begitu. Lambat panas, bangkit dan luar biasa.
Baru pada set kedua mulai naik dan imbang. Sementara Aqila mulai menurun karena sejak awal bermain strength.
Namun, kenyataannya sampai puncak Rangga terbaik. Saat set tambahan saling kejar, skor 9-9. Sampai akhirnya berakhir 9-11 (super tie break 10, selisih 2). Siapa yang poin 10 dulu, yang menang. Tapi harus selisih 2.
Sehingga ditambah satu game dengan akhir skor 9-11 untuk kemenangan Rangga yang langsung bersujud syukur di tengah lapangan.
Kemenangan ini sudah cukup mengantar kontingen Surabaya juara umum cabor tenis lapangan dengan menambah satu emas menjadi 2 keping.
Emas Surabaya bertambah lagi di tiga nomor final tersisa. Yakni, tunggal putri Nasywa Nabigah (Surabaya) 6-1, 6-3 Chantika Rizqi (Gresik).
Kemudian ganda putra M Shafi/ Athallah (Kota Probolinggo) 8-5 Ananda Prima/ Faza Syah Rizal (Surabaya). Dan ganda campuran Dian Septi/ Arian Rangga (Surabaya) 8-4 Andriya Frederika/ M Hildan (Kota Blitar).
Perolehan medali sementara Surabaya 2 emas dan 1 perak, Kota Malang 1 emas dan 1 perak. Sedang Kota Blitar mengumpulkan 1 emas.
Berikutnya Lamongan 1 perak dan 1 perunggu. Kediri 3 perunggu. Dan masing-masing satu perunggu. Yakni Kota Jember, Gresik, Tulungagung dan Situbondo. (har)




















