JPnews

Cakrawala Nusantara

BERITA JATIM PENDIDIKAN

Guru SMK di Bondowoso Studi Industri dan UMKM Kota Pasuruan

Guru SMK di Bondowoso
STUDI: Guru-guru SMK PGRI 2 Bondowoso saat mengunjungi industri kerajinan UMKM

KOTA PASURUAN, JPnews.id – Dalam Kunjungannya ke industri, guru-guru produktif SMK swasta PGRI 2 Bondowoso melakukan kunjungan industri ke kawasan kerajinan dan UMKM di Kota Pasuruan.

Kunjungan itu agenda untuk memahami secara langsung kegiatan dunia usaha pada kerajinan logam dan inovasi teknologi terbaru dari mesin genset berbahan sinar matahari.

Rombongan terdiri dari guru produktif otomotif dan bubut itu, memilih dunia usaha di daerah Kota Pasuruan. Pasalnya mengingat potensi dan kreativitas yang ada mempunyai nilai ekonomis yang strategis di Jawa timur.

Selain pabrik, di Kota Pasuruan juga banyak usaha masyarakat berskala mikro dengan produksi barang logam yang sangat inovatif.

Kunjungan bersifat langsung dalam melihat proses pembuatan aksesoris sepeda motor dengan aneka ragam kreasi, mulai variasi tutup pentil ban motor, pegangan stir, pangkon as, segala jenis tipe kendaraan sepeda motor.

READ  Siap Berintegritas! 986 Pegawai Sekretariat KPU se Jatim Ikuti Konsolidasi Wilayah di Surabaya

Produk yang diproses oleh para pemuda di kelurahan tersebut, menggunakan bahan aluminium yang telah disortir, dibersihkan lalu dilakukan pengecoran, pencetakan, pemolesan sampai finishing hingga pengepakan untuk dipasarkan ke konsumen.

Seperti penuturan Jamil pemilik usaha BMJ Pasuruan. “Ini adalah bahan aluminium bekas kampas rem, dan alat rumah tangga aluminium yang dipasok oleh mitra, kami proses menjadi barang jadi,” ucap Jamil.

Sementara itu, Kepala SMK Ifrotul saat dihubungi, menyampaikan bahwa di tempat kerja tersebut, rombongan diajak melihat langsung proses pembuatan produk aksesoris, begitu mahirnya para pekerja yang rata-rata pemuda lulusan SMK tersebut,” jelas Ifrotul.

READ  Wali Kota Batu Ingin Gelar Kejuaraan Internasional usai Porprov IX

Sambung Ifrotul, studi ini langkah awal untuk program kerja sama ke depan. “Kami sangat termotivasi bisa turut mengembangkan produk seperti ini, dan siap memasarkan di Bondowoso bersama siswa atau alumni, dan komunitas pemuda,” tambahnya.

Kunjungan kedua, selain di unit usaha pengecoran logam, semua guru juga menemui Suji Kuswahyudi, sosok pria penemu mesin listrik perahu beberapa waktu lalu, dan dosen di FT Elektronika Industri ITS.

“Kami berkunjung ke Bapak Suji Kuswahyudi dan melihat karya inovatif beliau yang berupa mesin genset tenaga surya dengan tegangan 450 watt di rumah beliau,” ungkap Ifrotul.

Mesin genset itu menghasilkan listrik 1000 dan 2000 watt AC/DC.

READ  Latihan PSG Unika Resmi Tiga Kali Sepekan Penuhi Standar SSB

Selain itu, instalasi yang terpasang di rumah Suji, diketahui banyak memiliki produk inovasi tentang perahu listrik, listrik tenaga air laut, tenaga bumi, tenaga air tawar dan listrik tenaga sampah.

“Kami bertujuan meningkatkan wawasan, kompetensi, dan edukasi enterprenuer yang bernilai ekonomis kepada komunitas pemuda di Bondowoso, sambil mengembangkan usaha kemitraan,” terang Ifrotul.

Harapannya studi ini bisa bermanfaat dan tetap terjalin kolaborasi positif. Sehingga ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, program kerja sama PGRI 2 dengan dunia usaha dan industri ini,” tutupnya melalui pesan pintar. (*sul/red)

Visited 73 times, 1 visit(s) today

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page